Sabtu, 14 Februari 2015

TAK KUNJUNG SAMPAI

Ada saat dimana diri ini sangat merasa lelah menaiki anak tangga yang seakan tidak pernah ada habisnya. Setingkat demi setingkat aku langkahi dengan derap langkah yang berubah-ubah. Kadang penuh dengan semangat diiringi senyum yang ceria. Kadang sambil menangis dan tertaih-tatih. Kadang sejenak beristirahat dan berusaha mengumpulkan energi untuk kemudian melangkah lagi ke anak tangga berikutnya. Anak tangga ini adalah jalan dari Tuhanku untuk lebih dekat kepada-Nya.

Anak tangga yang diberikan jumlahnya selalu sama, hanya saja setiap orang akan melewatinya dengan sensasi berbeda-beda. Mengapa bisa berbeda? Karena Iman ini tidak sama kadarnya, kharakter ini tidak sama rupanya, sifat ini tidak sama bentuknya. Akan ada seseorang yang selalu terhenti dan kembali lagi ke anak tangga sebelumnya. Sehingga ia selalu merasa perjalanan menaiki anak tangga ini tidak berkesudahan. 

Semakin keatas semakin berat. Angin semakin kencang bertiup matahari semakin dekat menghampiri sedangkan bekal semakin lama semakin menyusut. Tidak jarang keluhan menjadi 'tamu yang tak diundang' sehingga menjadi penghambat diri untuk naik ke tangga selanjutnya. Atau mungkin justru turun kembali karenanya.

Ya Tuhan, aku baru sadar mengapa lelah ini tidak hilang sedangkan anak tangga masih panjang. AKU terlalu banyak MENGELUH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar